1. Situs Bersejarah Klenteng Hok Tjing Rio

Klenteng Hok Tjing Rio ini sudah tersedia Mahjong Slot  sejak th. 1962. Situs bersejarah ini jadi area populer bagi wisatawan yang berkunjung. Adanya Klenteng Hok Tjing Rio ini tidak kalah menariknya bersama area lain.

Klenteng Hok Tjing Rio atau lebih viral bersama sebutan Klenteng Kuan Im ini adalah bangunan pertama di Pulau Kemaro. Klenteng ini berada di garda terdepan sementara memasuki kawasan pulau ini. Selain dijadikan area wisata area ini ramai dikunjungi warga beragama Buddha untuk sekedar ziarah atau berdoa.

2. Pagoda Cantik

Pagoda ini adalah keliru satu daya tarik Mahjong Ways dari Pulau Kemaro. Pagoda ini berdiri bersama lantai 9 yang megah dan tinggi. Pagoda cantik ini berdiri terhadap th. 2006 miliki tinggi lebih kurang 45 meter. Dijadikan sebagai area acara atau perayaan Cap Go Meh dan perayaan Imlek.

Desain pembangunan pagoda cantik selanjutnya ikuti jenis budaya Tionghoa. Di depan bangunan Pagoda kebanyakan bakal diramaikan oleh pengunjung yang berfoto dan berselfie ria. Warna-warna cantik terhadap Pagoda ini adalah sebuah lambang keyakinan bagi orang Tiongkok.

Saat malam hari pagoda ini bakal memancarkan cahaya yang indah dan mempesona. Saat ini kebanyakan dijadikan sementara yang tepat untuk berfoto bersama background pagoda ini.

3. Cap Go Meh

Saat perayaan Cap Go Meh atau imlek ini pengunjung kebanyakan singgah lebih banyak dari hari biasanya. Saat perayaan ini tiba Pulau Kemaro ini bakal lebih seru dan asik. Umumnya singgah wisatawan dari luar. Sehingga sementara perayaan ini terhitung jadi daya tarik pengunjung yang datang.

Saat perayaan ini tiba, di setiap area di pulau ini bakal ditata dan dihias semeriah dan secantik mungkin. Seperti pemasangan lampion dan ada pertunjukan dan acara seru dan meriah di area ini.

Pertunjukannya seperti Drama tradisional dan lagu khas asal China, tersedia persembahan lagu Tionghoa, tersedia wayang poyehi, dan Barongsai. Yang tidak kalah ramainya adalah ada wisata kuliner sementara acara ini berlangsung.

4. Makam Cinta Siti Fatimah dan Tan Bun An

Cerita cinta dari sepasang kekasih gates of olympus yang berbeda budaya dan beda bangsa ini mengakibatkan para wisatawan senantiasa berduyun-duyun untuk singgah berziarah berkunjung ke makam. Menurut cerita turun temurun, Pulau Kemaro ini adalah makam dari Siti Fatimah dan Tan Bun An yang menceburkan diri ke Sungai Musi.

Sehingga banyak dari wisatawan mancanegara senantiasa singgah ke pulau cantik ini. Wisatawan yang singgah berziarah sepanjang ini berasal dari Singapura, Tiongkok, Malaysia dan Negara tetangga lainnya.

Namun, di tengah pulau ini terkandung gundukan tanah dan dijadikan sebagai makam Siti Fatimah dan Tan Bun An. Di atas makam selanjutnya terkandung nisan bersama postingan Tionghoa.

5. Pohon Cinta

Di area wisata Pulau Kemaro terkandung sebuah pohon cinta abadi. Pohon ini melambangkan sebuah cinta yang abadi. Kisah cinta dari seorang Siti Fatimah putri raja Palembang dan Tan Bun An seorang pangeran Tiongkok. Dimana kisah cinta yang melegenda ini miliki keterpautan bersama pohon cinta abadi tersebut.

Konon, menurut penduduk di lebih kurang berkenaan pohon cinta yang sanggup mengabadikan cinta siapa saja yang datang. Misalkan bila sepasang kekasih menuliskan nama di pohon cinta tersebut, maka cintanya bakal abadi selamanya.